Kamis, 20 Mei 2010

Bakuman

Nama Manga: Bakuman
Illustrator: Takeshi Obata
Cerita: Tsuguhmi Ooba
Tempat Publikasi: Majalah Mingguan Shonen JUMP (Weekly Shonen JUMP)
Penerbit: Shueisha
Status: Ongoing-Irregullar
Cerita
Genre: Comedy, Drama, Romance, School life, Shounen, Slice of life


Bakuman bercerita tentang siswa SMP Moritaka Mashiro yang tidak ingin menjadi mangaka walaupun gambarnya sangat bagus dan Takagi Akito, seorang penulis berbakat yang juga terpintar, tetapi memilih ingin menjadi mangaka, karena mangaka adalah pekerjaan dimana tidak terikat kepada aturan perusahaan. Bagaimana jadinya jika mereka berdua bertemu dan bagaimana cara Takagi meyakinkan Mashiro untuk bisa jadi mangaka? Kenapa Mashiro sangat tidak ingin menjadi mangaka?

Password: aokiko
Chapter 1-31
Raw      : Sleepyfans
Tl          : Himawari Arisa
Clean    : Himawari Arisa
Typeset : Himawari Arisa
(Harap dimaafkan masih belum mengerti aturan scanlation, saat manga ini sudah lengkap akan dibenarkan)

Chapter 32-33
Raw     : Mangahelpers
Tl         : Himawari Arisa
Clean   : Himawari Arisa
Typeset: Himawari Arisa

Chapter 34-38
Raw     : Mangadistro
Tl         : Himawari Arisa
Clean   : Tsunao
Typeset: Himawari Arisa

Chapter 71-76
Raw      : juni
Tl          : himawari arisa
Clean    : duniavern
Typeset : himawari arisa 

Chapter 77-78
Raw      : Juni
Tl          : Himawari Arisa
Clean    : Daniellock
Typeset : Himawari Arisa

Chapter 79, 81, 83
Raw      : juni
Tl          : himawari arisa
Clean    : duniavern
Typeset : himawari arisa

Volume list

No.
Mimpi dan Kenyataan .

Yume to Genjitsu
1

    2 Cokelat dan Akamaru

    3 Debut dan Ketidaksabaran.

      4 Call and Eve.

        5 Antologi dan Buku Koleksi Foto

        "Bunshū to Shashinshū"
          6 Reckless and Guts.

          "Mucha to Konjō"

          7 Humor dan Serius

          "Gyagu to Shiriasu"

          • 053.
          • 054.
          • 055.
          • 056.
          • 057.
          • 058.
          • 059.
          • 060.
          • 061.

            Bab yang belum ditankobonkan

            062.
            063.
            064.
            065.Show all
            066.
            068.
            069.
            070.
            071
            072.
            073.
            074.
            075.
            076.
            077.
            078.
            079.
            080.
            081
            082
            083
            084.
            085.
            086
            087
            088
            089
            090
            091
            092
            093
            Komentar:
            Entahlah, aku rasa aku sudah tidak punya komentar apa-apa lagi soal ini. Karena bagus sekali dan patut dibaca. Selain seru, juga menambah motivasi dan banyak sekali info tentang dunia manga di Jepang khususnya majalah JUMP. Melihat bagaimana kerja manga di Jepang membuatku berpikir..... buat manga itu sangat sulit. Pokoknya banyak info yang bisa didapatkan di sini. Dan sobat-sobat patut membacanya. Mungkin ada yang berpikir kualitas manganya menurun dari Death Note. Sayangnya aku tidak berpendapat seperti itu. Ini hanya menyesuaikan genre dan dinamikanya. Jika Bakuman dituntut untuk realis, gerak badannya jadi terhambat dan agak kaku. Aku rasa untuk beberapa bab awal, Bakuman masih agak realis, tapi untuk beberapa bab kemudian, jadi lebih ke manga dan emosi tokohnya tertuangkan. Serta walau shonen, genre ini bisa dinikmati untuk berbagai kalangan, dan ada sentuhan romance tanpa ecchi (jarang-jarang aku lihat di shonen manga yang seperti ini) yang tak kalah lucunya. Salut buat Duo TO, Takeshi Obata dan Tsugumi Ooba, memang beliau (rasanya kurang sopan kalau bilang mereka) Tetap Oke.

            1 komentar:

            Katumbiria: Harap memberi komen agar tidak membuat si pemilik blog ini kabur dan berhenti mentranslate dan kehilangan harapan.

            Karon: halah, memang penting dimasukan ke blog? Jangan sok caper deh. Terus kalau udah pake conversation ini mau narik perhatian

            Katumbiria: beneran nggak bermaksud caper. Kau nya saja yang berpikir begitu.

            Saya (?) : udahlah berhenti, maksud saya cuma mau minta dukungan. Kalau dianggap conversation ini aneh-aneh ya maaf.

            Karon : emang lo sama character design lo aneh semua, kok

            Tara : Ayolah, jangan berburuk sangka, Arisha dan Katumbiria cuma bermaksud baik. Tapi Karon juga nggak salah kok

            Karon : Udahlah, kalau jadi orang itu jangan lenjeh-lenjeh. Gak usah bermaksud membela-belain orang

            zzzzz ..... Bersambung (sebelum membuat kerusuhan berkepanjangan)