Selasa, 29 Juni 2010

Naki Shojo No Tame No Pavane

Nama Manga: Naki Shojo No Tame No Pavane, Pavane for a dead girl
Nama Pengarang: Koge Donbo
Majalah: Blade
Genre: Fantasy, Historical, Mystery, Romance, Shounen, Tragedy

Saat sedang berjalan-jalan ke kota lain, Kaga Nanao mendengar suara yang sangat indah yang berasal dari alunan biola Sagami Takenomaru. Tapi siapa Takenomaru itu....

Ternyata, Takenomaru Sagami, adalah seorang pria yang mengikat kontrak demi mendapatkan "Tears Of Maria". Tapi apakah tears of maria itu?


Naki shojo no tame no pavane ch 1.rar
Naki shojo no tame no pavane ch 2.zip









Komentar:
Agaknya kaget juga mendengar kalau ini adalah manga bergenre shonen. Tapi satu yang membuatku tertarik adalah dari genrenya yang tragedy. Biasanya genre Tragedy adalah genre yang tokoh utamanya mati. Kira-kira siapa yang bakal mati, ya? (komentar ga nyambung). Naki Shojo No Tame No Pavane diambil dari sebuah nama sonata piano yang ditulis oleh Maurice Ravel pada tahun 1899, dengan nama "Pavane pour une infante défunte"  atau bahasa indonesianya, "pavane untuk putri yang meninggal". Bergidik saya ngetiknya. Pavane sendiri berarti tarian slow yang berhubungan dengan arak-arakan. Populer di eropa pada abad 16, atau zaman renaisans


2 komentar:

  1. maaf, tapi kok gambarnya pecah pecah gitu ya

    BalasHapus
  2. naki shoujo no tame no pavane nya harus download ya?????? ga bisa ya baca di sini aja?????

    BalasHapus

Katumbiria: Harap memberi komen agar tidak membuat si pemilik blog ini kabur dan berhenti mentranslate dan kehilangan harapan.

Karon: halah, memang penting dimasukan ke blog? Jangan sok caper deh. Terus kalau udah pake conversation ini mau narik perhatian

Katumbiria: beneran nggak bermaksud caper. Kau nya saja yang berpikir begitu.

Saya (?) : udahlah berhenti, maksud saya cuma mau minta dukungan. Kalau dianggap conversation ini aneh-aneh ya maaf.

Karon : emang lo sama character design lo aneh semua, kok

Tara : Ayolah, jangan berburuk sangka, Arisha dan Katumbiria cuma bermaksud baik. Tapi Karon juga nggak salah kok

Karon : Udahlah, kalau jadi orang itu jangan lenjeh-lenjeh. Gak usah bermaksud membela-belain orang

zzzzz ..... Bersambung (sebelum membuat kerusuhan berkepanjangan)